Si Nenek Psikopat legendaris, membuat kisahnya sendiri


154

Granny Ripper, Seorang Nenek Psikopat Sekaligus Penulis Kisah Perbuatannya

Granny Ripper, Seorang Nenek Psikopat Sekaligus Penulis Kisah Perbuatannya

Sesuai judul, ini merupakan kasus nenek psikopat yg bar-bar membunuh, memotong dan memakan organ dari korbannya. dia melakukan pembunuhan dari tahun 1995-2015. dan hebatnya selama itu kasus pembunuhannya tidak terungkap. Nenek ini juga dijuluki sebagai granny ripper. Dia juga merupakan seorang penulis konten tentang bagaimana dia membunuh korbannya, dimana dia tulis? nanti dibawah di jelasin gaes.

Nenek ini mempunyai tujuan untuk terkenal dgn cara menjadi pembunuh, karena dia terobsesi dgn pembunuh berantai sekaligus kanibal yg terkenal di rusia, yaitu andrei chikatilo. Biasanya tuh kaya pembunuh berantai dilakuin sama org dewasa/remaja dan sedikit anak2. namun di trit kali ini org yg ngelakuin itu adalah seorang yg lanjut usia.

Quote:

Nama orang lanjut usia alias nenek tersebut adalah tamara samsonova yang lahir pada tanggal 25 april 1947, di kota uzhru, rusia. Setelah lulus dari sekolah menengah, dia tiba di moskow dan masuk ke universitas negeri disana. setelah lulus, dia pindah ke St. Petersburg, di mana dia menikah dengan alexei samsanova. Pada tahun 1971, ia dan suaminya menetap di rumah yang baru dibangun di jalan dimitrov.

Semua berjalan aman-aman saja sampai pada tahun 2000, suami tamara menghilang. Dia melaporkannya ke polisi, dan setelah di selidiki dan di cari tidak menghasilkan apa-apa. Setelah suaminya menghilang, tamara yang hidup sebatang kara mulai menyewakan kamar di apartemennya dan banyak orang yang menyewa apartemennya tersebut.

Quote:

Pada maret 2015, tamara bertemu seorang wanita yang bernama valentina ulanova yg berumur 79 tahun. Mereka tinggal di daerah yang sama. Lalu salah satu teman keduanya meminta valentina untuk menampung sementara tamara yang apartemennya masih dalam perbaikan pada saat itu, dan valentina pun setuju.

Setelah berbulan-bulan tamara tinggal di apartement valentina, dia berencana ingin tinggal lebih lama lagi disana. Namun dibalik itu, valentina merasa terganggu dan meminta tamara agar pindah. Akibat hal itu hubungan mereka berdua makin hari makin buruk yang memicu sebuah konflik, di konflik itu tamara mengancam akan meracuni valentina.

Quote:

Caranya adalah dia pergi ke apotek untuk memaksa seorang apoteker untuk membuat resep obat phanezapam. Setelah mendapat obat, dia membeli sebuah salad kesukaan valentina dan mencampurkan obat itu ke salad. lalu salad tersebut diberikan ke valentina.

Karena tak sabar menunggu obat itu bekerja, tamara memotong tubuh valentina sewaktu dia sedang makan makanannya menggunakan gergaji besi. Gak tanggung-tanggung, dia langsung saja memorong leher valentina dalam keadaan hidup-hidup. Gila beud psikopat sekali nenek ini.

Quote:

Setelah valentina mati, tamara pun memotong bagian-bagian tubuhnya yg lain seperti tangan dan kaki. Lalu membedah perutnya dan memgambil organ dalam tubuhnya untuk dimakan. Dan sisa bagian tubuh yang lain di masukkan ke kantong dan panci lalu dibuang di sekitaran jalan disana.

Ane kira nenek ini tipikal psikopat cerdas, eh ternyata enggak wkwk. Setelah itu terjadi, salah seorang warga di sekitaran menemukan kantong plastik yang berisikan potongan tubuh manusia. Melihat akan hal itu, diapun langsung melaporkannya ke polisi.

Polisi melakukan penyelidikan, hingga akhirnya terungkap pada juli 2015, polisi menemukan rekaman cctv di apartemen valentina. Pada saat itu dia sedang menuruni tangga dengan membawa plastik hitam dan sebuah panci, yang ternyata berisi potongan tubuh dan kepala valentina yang ada di pancinya.

Nih videonya, bayangin yg dia bawa itu adalah bagian tubuh manusia gan.

Quote:

Setelah menetapkan pelaku, polisi menggledah apartmen tamara dan langsung menangkapnya. Disana polisi menemukan sebuah diary yang berisikan korban-korban pembunuhan tamara. di diary tersebut dia menjelaskan secara detail bagaimana dia membunuh korbannya.

Dan bagian yg mengejutkan adalah ternyata tamara ini telah melakukan pembunuhan semenjak tahun 1995-2015 dengan total 11 korban dimana dari para korban tersebut berasal dari penyewa dari apartemen tamara. Selama itu jga dia trs menulis konten diarinya yaitu ttg bagaimana membunuh korbannya.

Dari sini juga terungkap bahwa suaminya yang menghilang sebenarnya sudah mati dibunuh oleh dia sendiri. Isinya begini:

Quote:
Quote:

Dia disidang atas 10 lebih kasus pembunuhan, dan diduga mengidap skifzofernia oleh rumah sakit jiwa. Kemudian dia mengikuti ujian psikiatri dan hasilnya menyatakan bahwa dia berbahaya bagi masyarakat dan dirinya sendiri. Dan karena itu dia ditempatkan di institusi khusus sampai akhir penyeledikan. Dia tidak dihukum karena menurut hukum rusia kalau org itu mengidap penyakit jiwa, pasti di sembuhin dulu di rumah sakit jiwa. kalau udah sembuh barulah di penjara.

Oke segitu dulu untuk thread ane kali ini, thread ini sifatnya entertainment yang bersumber dari keresahan ane di sosial media ya gan. Kalau kurang informatif ya tolong dimaklumi. Kalau menyinggung ya mohon maaf. Terimakasih udah baca, jumpa lagi di thread ane selanjutnya.

Granny Ripper, Seorang Nenek Psikopat Sekaligus Penulis Kisah Perbuatannya
Referensi: Tweetnya dil
Sumber gambar: Tertera
@abdulqadirz©2022

Like it? Share with your friends!

154

0 Comments

Leave a Reply