Sejarah dan Perbedaan Hari Ayah Nasional dan Hari Ayah International


168

Hari Ayah Nasional jatuh pada hari Jumat, 12 November 2021. Lalu bagaimana awal mula dirayakannya Hari Ayah Nasional?
Ketika ibu sebagai orang yang melahirkan kita diberi penghargaan dengan cara memperingati Hari Ibu setiap tanggal 22 Desember, Hari Ayah juga diperingati sebagai pengingat pentingnya peran ayah di keluarga.

Ayah merupakan sosok kepala keluarga yang memberi nafkah sekaligus sebagai pelindung untuk keluarga adalah panutan untuk anak-anaknya. Maka dari itu penting untuk memperingati Hari Ayah Nasional

Simak informasi di bawah ini mengenai Hari Ayah Nasional yang sudah kami rangkum.

Baca juga:
Hari Pahlawan 10 November: Sejarah, Tema hingga Logo Tahun Ini

Hari Ayah Nasional: Ini Sejarahnya
Dikutip dalam Sahabat Keluarga Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, di Indonesia Hari Ayah lahir atas prakarsa paguyuban Satu Hati, lintas agama dan budaya yang bernama Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP). Pada tahun 2014, PPIP mengadakan peringatan Hari Ibu di Solo dengan cara mengadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ibu. Acara ini pun disambut baik dan mendapat sekitar 70 surat terbaik yang kemudian dibukukan.

Namun, Usai acara, panitia penyelenggara dibuat terkejut dengan pertanyaan para peserta, “Kapan diadakan Sayembara Menulis Surat untuk Ayah? Kapan Peringatan Hari Ayah? Kami pasti ikut lagi.” Pertanyaan tersebut membuat PPIP ingin mencari tahu kapan Hari Ayah diperingati di Indonesia.

PPIP berusaha mencari informasi tentang hari ayah, hingga audiensi ke DPRD kota Surakarta. Mereka menanyakan kapan hari ayah di Indonesia dan jika belum ada penetapan hari Ayah, bolehkan seseorang atau lembaga menetapkan sebuah hari yang dijadikan sebagai Hari Ayah. Namun ketika itu PPIP tidak mendapatkan jawaban memuaskan.

Baca juga:
Hari Perencanaan Kota Dunia: Sejarah-Peringatan Tahun Ini
Hingga akhirnya, setelah melalui kajian yang cukup panjang, Perkumpulan Putra Ibu Pertiwi (PPIP) menggelar deklarasi Hari Ayah untuk Indonesia dan menetapkan tanggal 12 November sebagai Peringatan Hari Ayah Nasional. Deklarasi tersebut digabung dengan hari kesehatan dengan mengambil semboyan ‘Semoga Bapak Bijak, Ayah Sehat, Papah Jaya’.

Di hari dan jam yang sama, deklarasi Hari Ayah juga dilakukan di Maumere, Flores, NTT. Dalam deklarasi itu juga diluncurkan buku ‘Kenangan untuk Ayah’ yang berisi 100 surat anak Nusantara yang diseleksi dari Sayembara Menulis Surat untuk Ayah.

Usai deklarasi, mereka mengirimkan buku tersebut dan piagam deklarasi Hari Ayah kepada Presiden keenam RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) serta bupati di 4 penjuru Indonesia yakni Sabang, Merauke, Sangir Talaud, dan Pulau Rote. Sejak saat itu, setiap tanggal 12 November ditetapkan sebagai Hari Ayah Nasional.

Informasi soal sejarah dan kapan perayaan Hari Ayah Nasional sudah diketahui. Lalu bagaimana dengan Hari Ayah yang jatuh pada Juni lalu? apa bedanya?

Hari Ayah Nasional: Beda Dengan Hari Ayah Sedunia

Hari Ayah sebenarnya ada 2,yaitu Hari Ayah Nasional dan Hari Ayah Sedunia. Hari Ayah Sedunia dirayakan tanggal 20 Juni kemarin. Sementara Itu Hari Ayah Nasional dirayakan setiap tanggal 12 November.
Hari Ayah Sedunia bermula dari Amerika Serikat. Saat itu seorang wanita bernama Sonora Smart Dodd dari Spokane, Washington ingin memberikan penghargaan untuk ayahnya. Ide untuk memberikan peringatan Hari Ayah Sedunia itu pertama kali muncul pada tahun 1909, saat mendengarkan pidato terkait Hari Ibu

Pada 1924, pemerintah AS di bawah pemerintahan Presiden Calvin Coolidge memberikan dukungannya untuk perayaan tersebut. Pada 1972, Hari Ayah Sedunia tersebut kemudian ditetapkan sebagai hari libur nasional di AS yang ditandatangani oleh Presiden Richard Nixon.

 

https://news.detik.com/berita/d-5802078/hari-ayah-nasional-kapan-dan-sejarah-di-baliknya/


Like it? Share with your friends!

168

0 Comments

Leave a Reply