Terawan, Alasan Mantan Menkes Dipecat dari Keanggotaan IDI Permanen 

Majelis Kehormatan Etika Kedokteran (MKEK) Pusat Ikatan Dokter Indonesia (IDI) mengeluarkan surat keputusan pemecatan kepada mantan Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto. 

Status pemecatan dari keanggotaan IDI ini adalah permanen dengan demikian dr Terawan tidak lagi menjadi anggota IDI di masa yang akan datang.

Hal ini disampaikan Anggota IDI dr Pandu Riono dalam tuitnya di @drpriono1 dan konfirmasinya kepada wartawan.

Dia menyebut kasus pelanggaran etika berat dr. Terawan cukup panjang. Hasil sidang MKEK Pusat IDI pada 8 Februari 2022 disampaikan pada Pengutus Besar IDI kelanjutan hasil MKEK dan Muktamar IDI tahun 2018.

Keputusan MKEK tersebut baru dibahas pada sidang khusus Muktamar IDI XXXI di Aceh 21-25 Maret 2022 kemarin.

Sebenarnya keputusan MKEK sudah final dan wajib dilaksanakan oleh PB IDI dan perhimpunan spesialis yang terkait, sesuai AD/ART IDI.

“dr Terawan diberhentikan secara permanen dari keanggotaan IDI, itu salah satu keputusan Muktamar XXXI IDI di kota Banda Aceh,” ujarnya, Sabtu (26/3/2022).

Awalnya, ungkap Pandu, keputusan itu baru rekomendasi dari MKEK Pusat pada Ketua Umum IDI, baru diputuskan pada sidang Muktamar IDI ke XXXI di Aceh kemarin. Karena itu dia menegaskan wajib bagi pengurus baru PB IDI untuk menjalankan keputusan tersebut.

Leave a Reply