Resmi! Tes Antigen H-1 Bagi Penumpang Pesawat Luar Jawa-Bali

Alat Tes Antigen Laris Manis, Penjualan IRRA Melonjak 366 Persen

Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Safrizal ZA menyebutkan, sejumlah pertimbangan yang diambil pemerintah dalam mengubah ketentuan syarat RT-PCR bagi penumpang pesawat.

Salah satu alasannya, karena terbatasnya laboratorium PCR di beberapa daerah.

“Masih sangat terbatasnya laboratorium PCR yang ada di beberapa kabupaten/kota terutama antar-pulau di luar Jawa-Bali,” ujar Safrizal dalam keterangan tertulisnya.

Sesuai arahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Direktur Jenderal Pelayanan Kesehatan Kementerian Kesehatan menerbitkan surat edaran nomor HK 02.02/1/3843/2021, mengenai penyesuaian harga tertinggi tes PCR, yaitu Rp 275 ribu untuk wilayah Jawa-Bali dan Rp 300 ribu untuk wilayah luar Jawa-Bali. Hasilnya harus terbit maksimal 1×24 jam.

Safrizal mengatakan, hal itu ditujukan untuk meningkatkan aksesibilitas dan realibilitas tes PCR bagi masyarakat.

Ilustrasi Maskapai
Ilustrasi Maskapai

Berdasarkan ketentuan tersebut, maka dilakukan penyesuaian atas ketentuan tes PCR sebagai syarat perjalanan penumpang pesawat terbang yang dituangkan dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri), Nomor 55 Tahun 2021 tentang Perubahan Inmendagri Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 3, Level 2, Level 1 Covid-19 di wilayah Jawa dan Bali.

Perubahan ketentuan yang dimaksud yakni, pelaku perjalanan domestik yang menggunakan pesawat udara harus menunjukkan hasil negatif dari pemeriksaan PCR H-3.

Syarat ini berlaku bagi penumpang pesawat yang masuk/keluar wilayah Jawa dan Bali maupun antarwilayah Jawa dan Bali.

Gallery for Resmi! Tes Antigen H-1 Bagi Penumpang Pesawat Luar Jawa-Bali

Leave a Reply