Menikah Tanpa Pacara, Resiko Bercerai Lebih Besar?


150
Menikah Tanpa Adanya Hubungan Pacaran, Benarkah Kemungkinan Cerai Lebih Besar?
Mulai banyak muda-mudi yang memilih menikah tanpa pacaran sebelumnya, apakah benar kemungkinan cerai lebih besar?
Menikah tanpa pacaran, mungkin Agan dan Sista lebih mengenalnya dengan istilah ta’aruf.

Di dalam agama Islam memang mengenal yang namanya ta’aruf GanSis, yaitu proses perkenalan antara seorang laki-laki dan perempuan lajang termasuk mengenal lebih jauh dari kedua keluarga dengan maksud dan tujuan untuk mencari jodoh sesuai syariat dan tanpa adanya hubungan berpacaran.

Ta’aruf sendiri memiliki tata cara yang harus diikuti dengan baik dan benar, agar tidak ada kemudian miskomunikasi yang mengakibatkan adanya masalah di kemudian hari setelah adanya pernikahan atau jenjang yang lebih serius yaitu rumah tangga.

Meskipun ta’aruf sendiri sudah dijelaskan di berbagai artikel lengkap dengan tata caranya, ternyata masih banyak orang yang salah mengartikan ta’aruf dan akhirnya menyalahkan ta’aruf nya saat di dalam menjalin rumah tangga dan gagal atau berujung perceraian.

Adapun yang menjadi pertanyaan disini, apakah benar menikah tanpa pacaran itu kemungkinan bercerainya lebih besar dari yang menikah setelah pacaran lama?

Menikah Tanpa Adanya Hubungan Pacaran, Benarkah Kemungkinan Cerai Lebih Besar?

Jawabannya tentu saja belum pasti atau tergantung GanSis. Sepasang suami istri dapat bercerai karena berbagai macam alasan, dan alasan itu muncul tidak hanya pada pasangan yang sebelum menikah berpacaran atau tidak berpacaran terlebih dahulu.

Sebelum memutuskan untuk menikah atau dinikahi oleh seseorang Agan dan Sista tentu harus mengenal baik calon pasangan kalian. Kenali karakter, sifat, kemapanan finansial, dan juga keluarga calon pasangan. Saat Agan dan Sista bisa menerima kelebihan dan kekurangan dari pasangan kalian maka hubungan rumah tangga akan baik-baik saja meskipun tidak pacaran sebelumnya.

Kebanyakan banyak orang masih salah mengartikan menikah tanpa berpacaran atau ta’aruf, mereka belum mengenal baik calon istri atau suaminya tetapi sudah buru-buru menikah sehingga setelah menikah dan tahu buruknya si suami atau istri kemudian memutuskan untuk bercerai.

Melihat saat ini masih banyak muda-mudi yang menjadikan ta’aruf hanya sebagai trend tanpa mengetahui apa itu ta’aruf yang sebenarnya dan bagaimana cara-caranya, itulah sebabnya kenapa banyak kasus menikah tanpa berpacaran berujung pada perceraian.

Menikah Tanpa Adanya Hubungan Pacaran, Benarkah Kemungkinan Cerai Lebih Besar?

Itulah GanSis sekilas tentang kebenaran apakah menikah tanpa berpacaran itu pasti berujung dengan perceraian.

Pernikahan itu adalah sebuah hubungan yang sakral, tidak bisa dijadikan sebagai ajang main-main, itulah sebabnya sebelum menikah harus benar-benar paham apa tujuan menikah, siapa yang akan dinikahi, dan akan seperti apa memperlakukan rumah tangga setelah pernikahan.

Menikah sendiri memiliki beberapa hukum. Menikah bisa menjadi haram jika seseorang belum siap atau belum mampu, berhukum sunnah jika sudah mampu, dan berhukum mubah jika hanya ingin menyalurkan syahwat meskipun tidam dikhawatirkan menelantarkan istrinya.Oke mudah-mudahan thread ini bermanfaat dan ada pelajaran baik yang bisa Agan dan Sista ambil.

Menikah Tanpa Adanya Hubungan Pacaran, Benarkah Kemungkinan Cerai Lebih Besar?
Penulis: @masnukho©2022
Narasi: Ulasan pribadi
Sumber gambar
1, 2, 3, 4

Like it? Share with your friends!

150

One Comment

Leave a Reply