Mengapa Ketelanjangan Frontal Pria Makin Banyak dalam Konten Film dan TV?


173

Mengapa Ketelanjangan Frontal Pria Makin Banyak dalam Konten Film dan TV Amerika?


Agan dan Sista pecinta tayangan televisi dan film barat mungkin sudah menyadari ada peningkatan ketelanjangan frontal pria beberapa tahun terakhir. Ketelanjangan frontal yang dimaksud adalah memperlihatkan secara jelas alat kelamin pria. Tidak tertutup atau tersamar lagi.
 
Mengutip pengamatan Peter Lehman dari Arizona State University di laman theconversation.com, ketelanjangan pria dalam film-film Hollywood dalam konteks tertentu diizinkan. Namun ketelanjangan perempuan tetap jauh lebih umum di film, dan tidak ada ketelanjangan laki-laki frontal di siaran televisi arus utama pada tahun 1990-an.
 
Kini industri televisi dan film telah berubah. Sutradara semakin sering menampilkan ketelanjangan pria. Ada sejumlah faktor yang memicu gelombang ketelanjangan frontal pria saat ini menurut Lehman.

 Mengapa Ketelanjangan Frontal Pria Makin Banyak dalam Konten Film dan TV Amerika?


1. Tiada Sensor
 
Platform streaming seperti Amazon dan Netflix kini sangat populer. Saluran dan platform ini tidak diatur oleh sistem peringkat Motion Picture Association, yang secara ketat membatasi keadaan di mana penis dapat ditampilkan. Dengan kata lain, tiada sensor ketat lagi untuk konten streaming yang terdistribusi ke seluruh dunia melalui internet.
 
Di Indonesia pun kita menikmati konten saluran streaming sebagaimana yang disaksikan pemirsa di Amerika. Tidak heran apabila ada sedikit perbedaan dengan konten film di bioskop yang telah melewati sensor LSF. Ketelanjangan yang frontal sudah digunting terlebih dahulu.

 Mengapa Ketelanjangan Frontal Pria Makin Banyak dalam Konten Film dan TV Amerika?



2. Kesetaraan Gender
 
Alasan lain tren ketelanjangan laki-laki berkaitan dengan kritik terhadap perempuan yang menjadi objek seksual di TV dan film. Ketelanjangan wanita jauh lebih umum daripada ketelanjangan pria, dan sebagian besar cenderung melibatkan wanita muda yang menarik. Mengapa hanya wanita tetapi pria tidak.
 
Maka dari itulah beberapa pembuat film, seperti Judd Apatow dan Sam Levinson, mengatakan bahwa mereka ingin menyamakan kedudukan dengan menampilkan lebih banyak ketelanjangan pria.

 Mengapa Ketelanjangan Frontal Pria Makin Banyak dalam Konten Film dan TV Amerika?


3. Ada Market-nya
 
Sejak pertengahan 1990-an opini publik Amerika terus bergeser ke arah mendukung pernikahan sesama jenis. Data marketresearch.com menunjukkan bahwa California memiliki populasi gay dan lesbian terbesar. Proyeksinya 2,3 juta penduduk gay dan lesbian mewakili 15% dari populasi gay dan lesbian AS secara keseluruhan.
 
New York mengikuti California. Populasi gay dan lesbian di New York sekitar 1,2 juta. Populasi gay dan lesbian di negara bagian seperti Texas, Illinois, Ohio dan Georgia juga berkembang.
 
Pasangan sesama jenis lebih mungkin ditemukan di wilayah metropolitan besar. Sekitar 40% dari semua pasangan sesama jenis tinggal di 15 wilayah metropolitan terbesar Amerika.
 
Jumlah yang cukup besar itu menarik minat produsen untuk menyediakan barang dan jasa untuk pasangan gay dan lesbian. Termasuk konten film dan televisi. Data sensus juga menunjukkan bahwa sekitar satu dari lima (21%) pasangan sesama jenis memiliki anak di bawah usia 18 tahun. Artinya ada alokasi pengeluaran yang signifikan untuk anak-anak dan juga untuk diri mereka sendiri.

 Mengapa Ketelanjangan Frontal Pria Makin Banyak dalam Konten Film dan TV Amerika?


Itulah 3 dari sekian sebab semakin mudahnya ketelanjangan pria terlihat di tayangan televisi dan film Amerika. Konten seperti itu tersaji dalam berbagai saluran yang gratis dan berbayar. Jadi tantangan tersendiri bagi Agan dan Sista yang tidak ingin sering-sering terpapar konten seperti itu.
 
Inilah fakta yang ada di hadapan kita saat ini yang perlu disikapi secara bijaksana. Seperti apa penyikapannya? Mungkin Agan dan Sista bisa memberikan pendapatnya. Silakan.

Sumber 12345


Like it? Share with your friends!

173

0 Comments

Leave a Reply