Bandara-bandara Tersibuk di Indonesia. Sudah Tahu?


150

Soetta Jadi Bandara Teraman dari COVID-19, Ini Kata Erick Thohir

Sumber : Google (Situasi Bandara Dipenuhi Penumpang)

Alphatian.com – Suka berpergian? Ada beberapa pilihan moda trasportasi yakni, darat, air dan udara yang dapat Anda gunakan loh.

Diantara moda transportasi lain, pesawat terbang merupakan yang paling efektif dan efisien saat ini karena dapat menempuh jarak jauh dengan cepat. Namun masih saja banyak yang takut berpergian menggunakan pesawat terbang dan lebih memilih jalur darat seperti mobil. Padahal, menurut data yang ada, moda transportasi udara paling aman dalam tingkat kecelakaan yang pernah terjadi di Indonesia.

Tercatat telah terjadi sebanyak 27 kecelakaan pesawat terbang di Indonesia. Februari tahun 1967 kecelakaan pertama terjadi pada pesawat Garuda Indonesia penerbangan 708 tujuan Makasar-Manado saat mendarat di Bandara Udara Sam Ratulangi, yang telah menewaskan 22 penumpang dan 70 selamat.

Hingga terakhir pada Januari 2021, Sriwijaya Air penerbangan 182 jurusan Jakarta – Pontianak yang mengalami hilang kontak dan terjatuh di perairan Kepulauan Seribu. Kejadian tersebut tercatat menewaskan seluruh penumpang serta awak kabin yang bertugas dengan total sebanyak 62 orang. (Wikipedia)

Bagi Anda yang ingin menggunakan moda transportasi udara. Bandara menjadi penting sekali dikarenakan merupakan kawasan yang digunakan sebagai tempat pesawat udara mendarat dan lepas landas, naik turun penumpang, bongkar muat barang, yang dilengkapi dengan fasilitas keselamatan dan keamanan penerbangan.

Bandar udara atau bandara sendiri dapat Anda temui di seluruh wilayah Indonesia. Nah, mari sama-sama ketahui daftar bandara-bandara tersibuk di Indonesia menurut data Airports Council International (ACI), satu-satunya perwakilan dagang global bandar udara di dunia, didirikan pada tahun 1991.

1. Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tanggerang, Banten.

2. Bandar Udara Internasional Ngurah Rai, Denpasar, Bali.

3. Bandar Udara Internasional  Juanda, Surabaya, Jawa Timur.

4. Bandar Udara Internasional Sultan Hasanuddin, Makasar, Sulawesi Selatan.

5. Bandar Udara Internasional Kualanamu, Medan, Sumatra Utara.

6. Bandar Udara Internasional Adisutjipto, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta.

7. Bandar Udara Sultan Aji Muhammad Sulaiman, Balikpapan, Kalimantan Timur.

8. Bandar Udara Halim Perdanakusuma, Jakarta, DKI Jakarta.

9. Bandar Udara Internasional Hang Nadim, Batam, Kepulauan Riau.

10. Bandar Udara Internasional Sultan Mahmud Badaruddin II, Palembang, Sumatra Selatan.

11. Bandar Udara Internasional Jenderal Ahmad Yani, Semarang, Jawa Tengah.

12. Bandar Udara Internasional Husein Sastra Negara, Bandung, Jawa Barat.

13. Bandar Udara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.

14. Bandar Udara Internasional Zainuddin Abdul Madjid, Mataram, Nusa Tenggara Barat.

15. Bandar Udara Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau.

16. Bandar Udara Internasional Minangkabau, Padang, Sumatra Barat.

17. Bandar Udara Internasional Syamsudin Noor, Banjarmasin, Kalimantan Selatan.

18. Bandar Udara Sam Ratulangi, Manadom Sulawesi Utara.

19. Bandar Udara Radin Inten II, Bandar Lampung, Lampung.

20. Bandar Udara Internasional Adisumarmo, Solo Jawa Tengah.

21. Bandar Udara Internasional Sentani, Jayapura, Papua.

22. Bandar Udara Depati Amir, Pangkal Pinang, Bangka Belitung.

23. Bandar Udara El Tari, Kupang, Nusa Tenggara Timur.

24. Bandar Udara Thaha, Kota Jambi, Jambi.

25. Bandar Udara Domina Eduard Osok, Sorong, Papua Barat.

26. Bandar Udara Haluoleo, Kendari, Sulawesi Tenggara.

27. Bandar Udara Pattimura, Ambon, Maluku.

28. Bandar Udara Mutiara, Palu, Sulawesi Tengah.

29. Bandar Udara Abdul Rachman Saleh, Malang, Jawa Timur.

30. Bandar Udara Internasional Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, Aceh.

31. Bandar Udara Fatmawati Soekarno, Kota Bengkulu, Bengkulu.

32. Bandar Udara Internasional H.A.S Hanandjoeddin, Tanjung Pandan, Bangka Belitung.

33. Bandar Udara Internasional Juwata,Tarakan, Kalimantan Utara.

34. Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangkaraya, Kalimantan Tengah.

35. Bandar Udara Babullah, Ternate, Maluku Utara.

36. Bandar Udara Rendani, Manokwari, Papua Barat.

37. Bandar Udara Jalaluddin, Kota Gorontalo, Gorontalo.

38. Bandar Udara Iskandar, Pangkalan Bun, Kalimantan Tengah.

39. Bandar Udara Kalimarau, Tanjung Redeb, Kalimantan Timur.

40. Bandar Udara Komodo, Labuan Bajo, Nuasa Tenggara Timur.

41. Bandar Udara H. Asan, Sampit, Kalimantan Tengah.

42. Bandar Udara Internasional Mopah, Marauke, Papua.

43. Bandar Udara Rahadi Osman, Ketapang, Kalimantan Barat.

44. Bandar Udara Sultan Muhammad Salahuddin, Bima, Nusa Tenggara Barat.

45. Bandar Udara Internasional Raja Haji Fisabilillah, Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, .

46. Bandar Udara Frans Kaisiepo, Biak, Papua.

47. Bandar Udara Wamena, Wamena, Papua.

48. Bandar Udara Internasional Aji Pangeran Tumenggung Pranoto, Samarinda, Kalimantan Timur.

49. Bandar Udara Binaka, Gunung Sitoli, Sumatra Utara.

50. Bandar Udara Betoambar, Baubau, Sulawesi Tenggara.

51. Bandar Udara H. Hasan Aroeboesman, Ende, Nusa Tenggara Timur.

52. Bandar Udara Mozes Kilangin, Timika, Papua.

Gimana? Sudah pernah berpergian menggunakan bandara-bandara di atas? atau bahkan ada bandara yang berada di wilayah tempat tinggal Anda?

Apapun moda transportasi yang Anda pilih, semoga selalu diberikan keselamatan ya.

 

 

 

 

 

 

 

 


Like it? Share with your friends!

150

0 Comments

Leave a Reply