4 Tuntutan Rusia ke Ukraina, 2 Poin Sulit Diterima Zelensky

Presiden Vladimir Putin mengajukan empat tuntutan yang harus dipenuhi Ukraina agar Rusia menghentikan invasi di negara tersebut.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky disebut sulit menerima dua dari empat tuntutan Rusia. (AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Presiden Vladimir Putin mengajukan empat tuntutan yang harus dipenuhi Ukraina agar Rusia menghentikan invasi di negara tersebut.

Mengutip dari laporan eksklusif BBC News, dua diantara empat tuntutan itu masih sulit dipenuhi Ukraina.

Juru bicara Erdogan Ibrahim Kalin mengatakan kepada BBC News, Presiden Rusia Vladimir Putin menelepon Persiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada Kamis (17/3) untuk menyampaikan empat tuntutan tersebut.

Sebanyak empat tuntutan itu juga dibagi dalam dua kategori, yaitu poin yang mudah dipenuhi dan sulit diterima Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

Berikut empat tuntutan Rusia kepada Ukraina.

Tuntutan Rusia yang Mudah Diterima Ukraina

1. Ukraina Jadi Negara Berstatus Netral

Presiden Vladimir Putin ingin Ukraina menandatangani kesepakatan netralitas dan mengubah konstitusi mereka terkait hal ini, sebagaimana dilansir CNBC.

Ukraina sendiri kabarnya sudah mengajukan model status netral-demiliterisasi seperti model Austria dan Swedia.

“Pelestarian dan pengembangan status netral Ukraina, demiliterisasi Ukraina, dan berbagai hal terkait ukuran angkatan bersenjata Ukraina sedang dibahas,” tutur Vladimir Medinsky seperti dikutip dari TASS, Kamis (17/3).

“Ukraina mengajukan status netral demiliterisasi yang memiliki angkatan darat dan laut sendiri. Seluruh isu ini masih dibahas di tingkat menteri pertahanan Rusia dan Ukraina,” ia menambahkan.

2. Rusia ‘Haramkan’ Ukraina Masuk NATO

Rusia menginginkan jaminan hukum yang menyatakan Ukraina tak akan pernah diizinkan masuk ke NATO.

Gallery for 4 Tuntutan Rusia ke Ukraina, 2 Poin Sulit Diterima Zelensky

Leave a Reply