Paper Pandora di Negara Besar

International Consortium of Investigative Journalist (ICIJ) merilis laporan bertajuk Pandora Papers, dokumen yang menunjukkan kebocoran besar terhadap catatan keuangan rahasia. Dokumen itu mengungkap aset yang dimiliki oleh politisi dan pejabat publik di seluruh dunia.

Pandora Papers berisi bocoran data finansial dari 14 agen perusahaan cangkang di negara suaka pajak. ICIJ memperoleh bocoran data dari sumber anonim. Kumpulan data offshore ini disebut sebagai kebocoran terbesar dalam sejarah.

Dilansir dari CNA, berikut deretan nama-nama pemimpin dunia yang disebut dalam skandal Dokumen Pandora. Ada siapa saja?

1. Raja Yordania Abdullah

10 Pemimpin Negara yang Disebut dalam Skandal Pandora PapersRaja Yordania, Raja Abdullah, bersama istrinya, Ratu Rania Al Abdullah. (Instagram.com/queenrania)

Raja Yordania Abdullah mengumpulkan properti senilai sekitar 100 juta dolar AS (sekitar Rp1,4 triliun) di Amerika Serikat dan Inggris melalui perusahaan rahasia. Properti dibeli pada perideo 2003-2017 melalui perusahaan yang terdaftar di surga pajak, termasuk properti yang ada di Malibu, California Selatan, Washington dan London.

DLA Piper, kantor hukum London yang mewakili Abdullah, mengatakan kepada ICIJ bahwa Raja Abdullah tidak pernah menyalahgunakan uang publik, atau menggunakan apa pun dari hasil bantuan dimaksudkan untuk kepentingan umum.

2 Perdana Menteri Ceko Andrej Babis

10 Pemimpin Negara yang Disebut dalam Skandal Pandora PapersPerdana Menteri Ceko, Andrej Babis ketika bertemu dengan PM Singapura, Lee Hsien Loong di Singapura tahun 2019 (Dokumentasi Kantor Presiden Ceko)

Pandora Papers juga mengungkap, Perdana Menteri Ceko Andrej Babis memindahkan yang senilai 22 juta dolar AS (sekitar Rp313 miliar) melalui perusahaan lepas pantai, untuk membeli perkebunan di French Riviera pada 2009. Meski kepemilikannya dirahasiakan, ICIJ tidak mengatakan bahwa transaksi itu melanggar hukum.

Pada Minggu (3/10/2021), dalam sesi debat menjelang pemilihan umum pada 8-9 Oktober, Babis membantah segala tuduhan dalam laporan tersebut.

“Uang (yang dipindahkan) menggunakan bank Ceko, dikenakan pajak, itu uang saya, dan dikembalikan ke bank Ceko,” kata dia.

3. Orang dalam lingkaran PM Pakistan Imran Khan

10 Pemimpin Negara yang Disebut dalam Skandal Pandora PapersPerdana Menteri Pakistan Imran Khan, Foto Dok: pmo.gov.pk

Data ICIJ juga menunjukkan anggota lingkaran dalam Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, termasuk anggota kabinet, secara diam-diam memiliki perusahaan cangkang yang menyimpan jutaan dolar.

Dokumen-dokumen itu juga menunjukkan kekayaan pribadi para pemimpin militer Pakistan. Namun, dokumen itu tidak menyebutkan apakah Khan memiliki perusahaan lepas pantai.

Sosok yang disebut adalah menteri Keuangan, Shaukat Fayaz Ahmed Tarin, beserta anggota keluarganya yang memiliki epat perusahaan lepas pantai.

Tariq Fawad Malik, konsultan keuangan yang menangani dokumen di perusahaan tersebut, mengatakan bahwa perusahaan itu merupakan bagian dari investasi keluarga dengan Arab Saudi.

4. Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev

10 Pemimpin Negara yang Disebut dalam Skandal Pandora PapersPresiden Azerbaijan, Ilham Aliyev. president.az

Presiden Azerbaijan, Ilham Aliyev, dan keluarganya juga terlibat dalam kesepakatan properti Inggris senilai lebih dari 542 juta dolar AS (sekitar Rp7,7 triliun). Aliyev disebut membeli 17 properti, termasuk blok kantor senilai 33 juta pound (sekitar Rp639 miliar) di London untuk putranya yang masih berusia 11 tahun.

ICIJ mengungkapkan bagaimana blok kantor lain, milik keluarga terdekat, dijual ke Crown Estate seharga 66 juta pound (sekitar Rp1,2 triliun) pada 2018.

The Crown Estate mengaku telah melakukan pemeriksaan yang disyaratkan dalam undang-undang pada saat pembelian, tetapi sekarang sedang menyelidiki masalah tersebut. Keluarga Aliyev menolak berkomentar.

5. Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta

10 Pemimpin Negara yang Disebut dalam Skandal Pandora PapersPresiden Kenya, Uhuru Kenyatta (Twitter.com/StateHouseKenya)

Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, dan enam anggota keluarganya telah dikaitkan dengan 13 perusahaan lepas pantai. Kenyatta dikaitkan dengan investasi luar negeri, termasuk perusahaan dengan saham dan obligasi senilai 300 juta dolar AS (sekitar Rp4,2 triliun).

Gallery for Paper Pandora di Negara Besar

Leave a Reply